Skip to main content

BELAJAR MANDIRI VS IKUT BIMBEL


Yipiiiiii gue balik lagi nih dan kali ini gue bakal ngebandingin antara belajar mandiri sama ikut bimbel.

Pasti kalian #TeamKelas12 dimomen-momen mendekati ujian nasional sama ujian masuk perguruan tinggi kaya gini kalian bakal mikir strategi apa yang diambil biar bisa dapet nilai UN bagus sama bisa lolos perguruan tinggi idaman kalian, mungkin banyak sedikit dari kalian lebih milih ikut bimbel yang udah faham seluk-beluknya dunia kelas 12 tapi tak sedikit yang lebih mending belajar sendiri atau belajar mandiri.
Jadi itulah alasan gue buat ngebandingin antar belajar mandiri dengan ikut bimbel.

Yukk disimak,,

EFEKTIVITAS BELAJAR
Yang pertama adalah efektivitas belajar, jadi mana yang lebih unggul?
Mungkin jelas lebih unggul ikut bimbel karena saat ikut bimbel kalian bakal dapat jadwal belajar yang rutin dan harus kalian jalani.

So keefektifan belajar dengan ikut bimbel bakal lebih tinggi dari pada belajar mandiri. Sebenarnya belajar mandiri juga tidak mengurangi keefektifan belajar namun biasanya kalau belajar sendiri itu dipengaruhi mood, kadang lagi mood belajar kalian sampe bisa lupa segalanya trus kalau kalian lagi gak mood? Parah nih, bisa-bisa kalian dikejar sama rival kalian yang lagi mati-matian belajar.

Kunci utama agar kalian mendapatkan keefektifan belajar yang maksimal adalah dengan TEKAD, karena dengan tekad kalian bisa mengubah suatu hal yang sulit kalian dapat menjadi mudah kalian dapatkan, tekad juga akan mengubah mood kalian menjadi tambah semangat belajar, mengubah kalian menjadi lebih focus agar dapet keefektifan belajar yang maksimal.

Buat kalian yang ingin ikut bimbel pasti kalian taulah mau masuk yang mana secara banyak tempat bimbel yang sudah memiliki nama besar di masyarakat, so kalian tinggal pilih aja sesuain sama kantong.

Tapi buat kalian yang mau ikut bimbel tapi terkendala soal biaya kalian bisa cari beberapa yayasan yang mengadakan intensif belajar secara gratis misalnya YSDF, yayasan apa lupa namanya pokoknya dari mahasiswa UI dan masih banyak lagi.

Buat kalian yang ingin belajar mandiri di rumah, kalian juga harus punya buku pendamping atau apalah yang jadi referensi belajar kalian. Kalian bisa beli buku wangsit atau buku-buku sejenisnya juga kalian yang lebih suka dengan basis video kalian bisa berlangganan sama zenius atau ngak quipper.

BIAYA
Yang kedua adalah masalah biaya, yaa ini adalah perbedaan yang paling menonjol antara keduanya. Jelas dengan ikut bimbel akan keluar lebih banyak biaya tapi belajar mandiripun bisa juga keluar banyak biaya.
Jadi gue pikir biaya akan tergantung sama kalian, tergantung kalian milih tempat bimbel yang mana, tergantung kalian milih referensi apa yang mendukung belajar kalian. Buat kalian yang sudah ngeluarin banyak biaya, kalian harus semangat, fokus dan bertekad kuat kalau gak kalian bakal rugi keluar duit banyak.

Mungkin masih ada banyak lagi perbedaan-perbedaan antara keduanya tapi menurut gue sih cuma 2 itu perbedaan yang mencolok, semua tergantung kalian, kalian boleh milih ikut bimbel atau lebih milih belajar sendiri dirumah.

Sedikit info buat kalian guys, gue dulu lebih memilih buat belajar mandiri dirumah karena gue paling males kalau harus keluar rumah dan hasilnya Alhamdulillah gue lolos SBMPTN tahun 2015 di Universitas Brawijaya dan tahun 2016 gue lolos di Universitas Sebelas Maret, Jadi inti mau kalian belajar sendiri dirumah atau ikut bimbel peluang lolosnya kalian itu sama.

#Semangat

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

REVIEW BUKU WANGSIT SBMPTN PLATINUM

Halooo temen-temen semua, yee gue balik lagi, wkwk, gue berharap kalian kangen sama gue wkwk. Haha.    Kali ini gue bakal kasih review gue saat gue belajar SBMPTN di dampingin sama buku wangsit education tipe Platinum, enjoy ya guys.. Pertama gue tahu buku wangsit ini tahun 2015 dari internet , pas gue coba cari buku yang terbaik dan cocok buat persiapan SBMPTN, ya akhirnya gue nemu buku wangsit ini setelah gue pelajari webnya gue mantep buat beli buku ini. Dari segi harga menurut gue ini udah pas buat buku sekelas SBMPTN  dan adanya tingkatan buku yang disesuain sama harganya ini udah paling cocok jadi kita mau pilih buku yang mana sesuain aja sama kantong hehe. Selain itu buku wangsit ada seri untuk Utul UGM dan Simak UI lo guys, keren gak tuh ? .... Nah akhirnya bukunya dateng, yeee, menurut gue pribadi cover bukunya kurang banget, ya kurang menarik gitu tapi buku yang terpentingkan isinya jadi menurut gue itu gak jadi masalah.   Cetakan...

Bergulat dengan Sampah

Oleh Ferry Yuliyanto F3419025, Mahasiswa Program Studi  Perpajakan   Fakultas Ekonomi dan Bisnis picture by : green-connect.com Menurut penelitian yang dilakukan oleh Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, terdapat 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan diseluruh dunia pada tahun 2010 dan sekitar 4,8 – 12,7 juta ton diantaranya akan terbuang dan mencemari laut. Indonesia menjadi negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia setelah China. Jumlah populasi yang besar di daerah pesisir menjadi salah satu pendorong banyaknya laut Indonesia yang tercemar oleh sampah plastik namun fakta menyebutkan bahwa dengan total populasi yang hampir sama, India mampu tampil lebih baik dengan berada pada urutan ke 12 tingkat pencemaran sampah plastik di laut. Hal tersebut menandakan bahwa adanya sistem yang buruk mengenai pengelolaan sampah di Indonesia, diperlukan kajian khusus untuk membahas bagaimana untuk mengurangi jumlah peredaran sampah p...